oleh

Ungkap Hampir 1 Ton Sabu, Polri Selamatkan Jutaan Generasi Bangsa : Okezone Nasional

JAKARTA – Tim Satuan Tugas Khusus (Satgasus) Bareskrim Polri mengagalkan peredaran 821 kilogram atau hampir 1 ton narkoba jenis sabu dari jaringan internasional di Serang, Banten.

Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane menyatakan, pengungkapan itu merupakan bagian dari upaya polri menyelamatkan generasi bangsa dari bahaya penyalahgunaan narkoba.

“Dari pengungkapan kasus ini Polri berhasil menyelamatkan jutaan generasi bangsa,” kata Neta kepada awak media, Jakarta, Sabtu (23/5/2020).

Baca juga: Kronologi Penangkapan Penyelundup Sabu Hampir 1 Ton di Banten

Pengungkapan ini adalah gambaran betapa masih maraknya pasaran gelap narkoba di tengah pademik Covid-19. Apalagi, masyarakat jenuh dan stres lantaran diminta tetap berada di rumah.

“Dalam kondisi seperti ini tentunya ada pihak yang mencari pelarian dan menjadikan narkoba sebagai solusi,” ujar Neta.

Neta berharap Polri melakukan pagar betis bersama stake holder lain seperti BNN dan Bea Cukai. Sehingga para bandar narkoba tidak leluasa bermanuver dan menebar barang haramnya di masyarakat.

Kinerja tim Satgasus Bareskrim Polri yang mampu menangkap bandar kelas kakap dengan tangkapan besar harus diapresiasi. Pasalnya, situasi pandemik Covid-19 saat ini ruang gerak polisi terbatas, bagaimana pun aparatur Kepolisian harus menjaga dirinya agar tidak tertular Covid-19.

“Namun dengan segala keterbatasan itu Bareskrim tetap mampu menciduk narkoba kelas kakap. Inilah yang patut diapresiasi,” tutur Neta.

Baca juga: Kabareskrim: Pimpinan Polri Apresiasi Tim Pengungkap 821 Kg Sabu

Sebelumnya, Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo dalam keterangan pers pengungkapan 821 kilogram sabu, jajaranya juga mengamankan dua orang bandar yang merupakan Warga Negara Asing (WNA) yaitu BA asal Pakistan dan AS dari Yaman.

Mantan Kapolda Banten ini menjelaskan, pengungkapan ini berawal dari penyelidikan yang memakan waktu hampir 4 bulan lamanya hingga akhirnya berhasil mengungkap 821 kilogram sabu dari sebuah Ruko di Jalan Takari, Tatakan, Kota Serang, Banten.

Listyo menambahkan, bahwa tersangka mencoba menyamarkan dengan mencampurkan sabu-sabu tersebut dengan buah asam Kuranji. Dan mereka masuk ke Banten sekitar dua Minggu lalu melalui salah satu wilayah pantai yang ada di daerah Banten.

Terhadap para tersangka diancam dengan Pasal 132 Subsider Pasal 114 dan pasal 112 UU No 35/2009 tentang Narkoba dengan ancaman hukuman maksimal seumur hidup atau hukuman mati.

(fmh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed